Huru-Hara Political Kontra Revolusioner Louis Bonaparte
sumber gambar: https://tinyurl.com/4mnvys2c
“Disepanjang roda perjalanan yang berputar dalam dekapan kehidupan, Fakta atau pun warta memang berkembang dalam romansa dialektika dan ekologi manusia, Namun ternyata proses perkembangan tersebut hanyalah sebagian dari buih-buih asin! ”
Ketika manusia itu sendiri yang mengarang dalam ungkapan sejarah
yang dibuat, namun mereka membuat yang tidak membuatnya sesuai dengan apa yang
di inginkannya, tidak membuatnya dalam situasi situasi yang tidak pulih dengan
tidak hanya mengakhiri rezim republic yang usai dibentuk pasca revolusi 1848
dan juga dalam pemerintahan borjuis demokratis dalam huru hara kestabilan yang
tidak terbatas dengan percobaan monarki konstutisional disaat kekalahan
pamannya tahun 1815.
Teks teks yang terdapat dalam BrumaireXVIII karya marx adalah
tantangan mereka yang sudah tidak asing terhadap karya marx didalam
fokusnya dengan transformasi revolusi atau suatu monarki konstutisional (juli
monarki dari Louis XV) dengan sebuah serangkaian perselisihan internal dengan
kelompok politik yang terlibat sampai pembubaran republic kedua oleh kudeta Bonaparte
di rentan sebuah waktu yang membuat BrumaireXVIII tidak terkenal atau familiar
dan akibatnya menjadi bacaan yang agak berat sehingga pada hakikatnya menjadi
sebuah gambaran dalam pristiwa suatu renungan atas hakikat sebuah revolusi,
perjuangan kelas dan lain sebagainya.
Brumeire
dan arti sebuah Negara
Di manifesto komunis, Marx dan Engels menjelaskan arti sebuah Negara
yang di ibaratkan sebagai sebuh panitia untuk mengorganisir urusan urusan
bersama kaum borjuis, Nampak jelas bahwa sesuatu yang sangat
kompleksitas sedang terjadi. diantaranya dalam kepentingan prancis yang berjalan
kelindan dengan cara yang sangat erat dengan pengelolaan mesin Negara. Karena hal
tersebut borjuis prancis dipaksa oleh posisi kelasnya yang di negasikan dalam
dengan kondisi eksistensi kekuasaan parlementer apapun, yang termasuk sebuah
kekuasaan nya itu sendiri dengan membuat kekuasan eksekutif didalam segala
agitasi rakyat sebagai ‘sosialistik’. Dengan hal tersebut bahwa borjuis
menyetujui dengan mendapat manfaat dari kudeta Bonaparte.
Disisi lain yang memang BrumaireXVIII mengfocuskan dalam area
dinamika kehidupan pada umumnya yang di abaikan tradisi marxis yaitu politik
karna pada saat itu yang ketika marxisme dipandang sebuah teori sejarah dan
perubahan social ketika gerakan dihasilkan
dari kontradiksi dalam kekuatan dan relasi relasi produksi, dengan satu jalan
dengan demikianlah timbul dua isu ketika
apa persisnya sesuatu yang bisa di definisikan dalam pertentangan kelas sebagai
mestinya? Bisakah sesosok anggota petani untuk lebih maju,misalnya karna dipandang mereka sendiri itulah yang
dipandang telah membedakan menjadi sebuah kelas dan karnanya menjadi sebagai partai dan juga ideology, namun mereka yang terpandang orang sebagai
terbelakang? Dua polemic tersebut yang memang masih menjadi sentral dalam
cabang marxis yang leninis. Dengan dapatkah sebuah petani di Prancis bisa
dipandang sama
Louis
bonaporte yang dianggap sebagai ‘penyelamat masyarakat’
Tidak cukup untuk menyoalkan yang dilakukan oleh prancis ketika bangsa mereka telah direnggut tanpa disadari, layaknya sesosok
perempuan yang tidak terampuni tatkala tidak terjaga, dimana sembarang
petualang yang melewat dengan membawa mereka dengan paksa. Teka teki itu yang
tidak bisa dipecahkan semata dengan sebuah perumusan menggunakan istilah lain
dengan apa yang dijelaskan ialah sebagaimana sebuah bangsa dari 36 juta orang
bisa di ambil oleh tiga penipu biasa [Louis Bonaporte, Duc de Morni saudara
tirinya, dan Rouher sang mentri keadilan], lalu secara singkat garis besar yang
terjadi dalam tahapan revolusi prancis dari tanggal 24 february 1848 hingga 2
Desember 1851 dengan terdapat tiga priode utama dengan tidak salah lagi; priode
February 4 Mei 1848 hingga 28 Mei 1849, priode konstitusi republic atau sidang
konstitusi nasional; 28 Mei 1849 hinga 2 Desember 1851; dan priode
konstitusional atau sidang legislative nasional. (secara singkatnya begitu,
adapun kejadian terjadi dari priodesasinya dan fase setiap tahunnya dijelaskan
secara detail dan deskriptif di buku yang pernah aku baca yaitu Karl Marx
BrumaireXVIII Louis bonaperte)
Sehingga kemudian kenapa Louis Bonaparte ini yang di gadang sebagai
sesosok yang menjadi penyelamat masyarakat yang ada pada saat itu karna di
dalam akhir fase tersebut terjadilah sebuah kontra-revolusioner dalam tuntutan
masyarakat borjuis pada umumnya yaitu dengan reformasi semua hal yang ada
termasuk tentang kesejahteraan masyarakat yang menjadi semangat yang bergelora,
untuk mempunyai dunia baru sendiri untuk diaprosiasi dengan kesempatan yang
tersisa untuk membasmi habis hantu hantu di dunia lama, dan akhirnya para
pendeta tinggi di gusur dari tiga kaki Pytian mereka, diseret untuk keluar dari
tidur tidur pulasnya mereka di saat gelapnya malam hari, dilempar kedalam
lubang lubang penahanan bawah tanah, pena pena miliknya yang dipatahkan, prodak
hukum mereka yang di sobekkan dengan atas dalih agama, lalu para borjuis fanatic
yang ditembak mati di atas balkonnya oleh sekumpulan gerombolan serdadu
pemabuk, tempat tempat perlindungan mereka yang sengaja dicemari. Lalu para
sekumpulan borjuis yang membentuk sekeping barisan suci ketertiban
sehingga pahlawan Crapulinsi (Louis Bonaparte) masuk ke istana Tuileries
sebagai ‘penyelamat masyarakat’
Sebuah epilog, apa yang dilakukan BrumaireXVIII?
Pertama, Menggambarkan sebuah perlawanan Louis Bonaparte dalam
ketika ia menyuarakan hak masyarakat pada umunya yang terjadi di wilayah
Prancis pada saat itu dengan melakukan kontra-revolusioner yang menjadi dunia
baru dengan meliputi; lanskap politik yakni dalam dunia politik
yang sehari hari kasat mata namun Emagineer namun hal tersebut yang dibuktikan di
depan pandangan dan hapana publis umum melalui aksi terbuka yang berasal dari
kekuatan social yang disatukan dan terorganisir dengan baik; kandungan social
yang senantiasa bisa dipetik dalam berbagai strategi dan kemungkinan taktis
ketimbang sebuah kepentingan yang abstrak dan semui;
Perubahan bangunan intitusional Negara dan system yang berubah; terakhir
sebuah gerakan yang saling keterkaitan baik ekonomi local,nasional,global atas
skala waktu yang terus berjalan. Namun hal tersebut bukanlah akhir kemenangan
Revolusi Sosial Proletariat yang sudah terjamin, sesuatu hal yang ditekankan
terhadap kebutuhan utuk mengaitkan aksi politik tersebut dengan situasi
sekarang.
Lal salam, segini dulu

Komentar
Posting Komentar